-->

KULINER NASI BALAP PUYUNG

Related image
Salah satu kuliner tradisional khas suku Sasak Lombok yang banyak diburu dan digemari para penikmat makanan dan kuliner terutama wisatawan yang datang berlibur ke Pulau Lombok adalah, Nasi Balap Puyung milik Inaq (Ibu) Esun yang dikenal dengan kepedasannya. Nasi Balap Puyung Inaq Esun terletak di Desa Puyung, Dusun Lingkung Daye, Jonggat, Lombok Tengah.

Nasi Puyung sendiri pada mulanya hanya berupa Nasi Balap Puyung biasa yang dibungkus menggunakan daun pisang yang dijual secara berkeliling menggunakan bakul oleh seorang ibu paruh baya dari Desa Puyung, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Nusa tenggara Barat (NTB) bernama Inaq (Ibu) Esun. Pada awalnya, nasi super pedas ini bernama “Nasi Balap” saja. Dinamakan nasi balap karena konon makanan ini hanya disajikan di pelabuhan dan terminal saja. Karena dijual di tempat itu, maka penjaja-nya selalu terburu-buru melayani pembeli karena berlomba dengan laju bus dan kapal yang akan berangkat.

Kekuatan makanan ini adalah terletak dari rasa pedas bumbunya yang sederhana. Sedangkan bumbu ayamnya terdiri dari cabai, bawang putih dan terasi. Untuk perbandingan, jika kita memasak 10 kg ayam, komposisi cabainya sekitar 1 kg dan sedikit bawang putih serta terasi. Keistimewaan nasi milik Inaq Esun ini adalah karena tidak memakai bahan pengawet alias bahan-bahannya alami dan diproses dengan bumbu tradisional khas Sasak. Pedasnya nasi ini memang sangat nendang. Para pembeli yang datang selalu repot mengelap keringat yang bercucuran karena menahan pedas.


Selain pedas, sajian Nasi Balap Puyung ini juga gurih. Terasa saat Anda mengunyah campuran suwir ayam dan kacang kedelai goreng. Paduan pedas dan gurih inilah yang membuat pembeli ketagihan serasa belum puas merasakan nasi milik nenek yang sudah berusia 73 tahun itu. Keistimewaan lain, semua bumbu dan sambalnya digoreng menggunakan minyak kelapa yang diolah secara tradisional, sehingga bau bumbu dan sambalnya sangat harum.

0 Response to "KULINER NASI BALAP PUYUNG "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel